MTsN SUMBER BUNGUR GELAR AKSI TANAM 10 RIBU POHON

mtsnsumpa.sch.id. Untuk ke sekian kalinya MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan menggelar aksi tanam pohon. Jika sebelumnya, atau betepatan dengan Hari Bumi tanggal 22 April 2016 beberapa bulan yang lalu hanya berjumlah 1000 pohon, dalam kesempatan ini jumlahnya mencapai 10.000 pohon dengan berbagai jenis diantaranya pohon jati, asam, sukun, akasia, trambesi, kemiri dan lain sebagainya. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada tanggal 26 Oktober 2016 kemarin. Aksi peduli lingkungan ini merupakan bentuk kerja sama antara Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan dengan MTs Negeri Sumber Bungur yang sebelumnya sudah menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

DSC_0171 DSC_0164 DSC_0176

KUNJUNGI GALERI
Acara tersebut dihadiri oleh Dirjend Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Dr. Ernawati, Wakil Bupati Pamekasan Kholil Asy’ari bersama jajaran Forum Pimpinan Daerah (FORPIMDA), DPRD Pamekasan, BLH Kabupaten Pamekasan, Camat Pakong beserta sejumlah Kepala Desa Kecamatan Pakong, Kapolres Pamekasan, Ketua STAIN Pamekasan bersama dan jajarannya, Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bungur Pakong KH. Ahmad Madani, serta ratusan wali murid turut hadir dalam acara tersebut.

DSC_0199 DSC_0219 DSC_0227

Ernawati, begitu panggilan akrabnya, dalam sambutannya dengan nada humoris, menghimbau kepada seluruh masyarakat agar terbiasa menanam pohon dengan tujuan menambah aset masa depan. “ Orang yang hendak menikah harus siap-siap menanam pohon, ketika menikah harus terbiasa menanam pohon sehingga sepuluh tahun kemudian hasilnya sudah bisa dinikmati”. tuturnya. Beliau juga menambahkan, Dirjend PDASHL siap memberikan bantuan bibit pohon dengan segala jenis selama masyarakat memiliki kepedulian dan kesadaran akan pentingnya program penghijauan dengan membiasakan diri menanam. Sementara itu, Wakil Bupati Pamekasan Kholil Asy’ari dengan mengutip visi MTs Negeri Sumber Bungur yaitu “Berakhlak mulia, Unggul dalam prestasi dan Berwawasan lingkungan” menyampaikan bahwa hal terpenting dalam penyelenggaraan pendidikan bukan hanya berorientasi pada keunggulan akademik saja melainkan kepedulian terhadap lingkungan demi terciptanya keasrian dan keindahan alam juga menjadi hal yang utama. Hal senada juga disampaikan oleh Kepala MTsN Sumber Bungur Mohammad Holis, bahwa secara fitrah manusia dilahirkan sebagai “Khalifah fil Ardhi” yang ditugaskan untuk memelihara dan merawat bumi. oleh karenanya, aksi tanam 10 ribu pohon ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan alam. Alam dan sekitarnya telah memberikan segalanya bagi keberlangsungan hidup manusia, oksigen yang kita hirup secara gratis tiap hari bersumber dari alam, dengan begitu kita tidak boleh mengotorinya apalagi merusaknya. Imbuhnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, yang tidak kalah pentingnya adalah penandatanganan dua prasasti yang bernilai historis. Pertama, Program Pendidikan berbasis e-DUKOTourism (sebuah lembaga pendidikan yang menerapkan aspek edukatif, ekologi, ekonomi dan tourism). Kedua, Madrasah Adiwiyata. Kedua prasasti tersebut di tandatangani oleh Dirjend PDASHL, dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh semua pejabat terkait bersama tokoh masyarakat di hutan mini milik MTs Negeri Sumber Bungur yang tempatnya tidak jauh dari madrasah tersebut. Sebagai puncak acara kegiatan, semua tamu istimewa dipersilahkan untuk menyantap hidangan kuliner khas Madura dengan sajian alami yang kaya rasa.

Kegiatan ini berlangsung sukses tidak ada kendala yang berarti, berkat dukungan dan kerja sama yang baik dari semua pihak khususnya dari keluarga besar MTs Negeri Sumber Bungur. [Subairi, S. Hum]

Tinggalkan Balasan