Monthly Archive September 2017

ByLutfi Rahman

MARCHING BAND AL – FAROBI MTsN 3 PAMEKASAN JUARA 3 FESTIVAL DRUMBAND KEMENAG JATIM

Dalam rangka menyambut dan menyemarakkan tahun baru Islam yang diperingati setiap tanggal 1 Muharram, Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur mengadakan Gebyar Peringatan 1 Muharram. Salah satu agenda kegiatan tersebut yaitu Festival Drumband yang memperebutkan piala Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur. Ajang lomba level provinsi ini diikuti oleh seluruh wilker di Jawa Timur, dimana masing-masing wilker diwajibkan mengirimkan delegasinya baik untuk tingkat MA dan MTs. Selain Festival Drumband, dilaksanakan pula Festival Lagu-lagu Islami untuk tingkat Madrasah Aliyah (MA).

Penampilan tim marchingband MTsN 3 Pamekasan

Kegiatan yang diselenggarakan pada hari Rabu, 20 September 2017  bertempat di halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur di jalan Raya Bandara Juanda No. 26 Sidoarjo. Gebyar Muharram ini dilaksanakan mulai jam 06.00 wib sampai selesai. Masing-masing wilker mengirimkan delegasinya dan didampingi oleh dua pejabat eselon IV (Kasi Bimas Islam dan Kasi Pendma), Kepala MTsN serta Kepala MAN.

Prosesi penyerahan piala dan piagam penghargaan

Foto bersama para Juara

Tim Marching Band Al-farobi MTsN 3 Pamekasan, ikut ambil bagian dalam festival Drumband tersebut. Datang sebagai perwakilan dari Wilker Madura, tim ini harus berjibaku menampilkan karya terbaiknya, berkompetisi dengan tim-tim dari Wilker lain se Jawa Timur. Membawa nama Wilker Madura, menambah semangat pada anggota tim dan pendamping yang harus rela berangkat hari Rabu dini hari. Selain jarak tempuh yang lumayan jauh, ini juga menjaga agar para peserta masih dapat beristirahat barang sejenak sebelum tampil nantinya.

Lelah yang terbayarkan

Alhamdulillah, Marching Band Al-Farobi mampu mempersembahkan piala dan menjadi juara ke tiga pada ajang bergensi tersebut. Ini merupakan berkah di awal tahun Islam, yang akan menambah katalog prestasi dari tim Marching Band AL-Farobi sendiri. Sekali lagi ini membuktikan bahwa MTsN 3 Pamekasan memang tidak bisa jauh dari prestasi. Baik prestasi akademik dan non akademik. Semangat untuk menjadi yang terbaik telah tertanam di hati dan pikiran seluruh civitas MTsN 3 Pamekasan. Jiwa kompetisi adalah nafas di madrasah ini. Ke depannya, masih ada potensi-potensi lain yang akan muncul, dibarengi dengan keikhlasan para guru, pembina dan kepala madrasah untuk membawa lebih banyak lagi prestasi ke lembaga tercinta ini. Lembaga yang telah menjadi kebanggaan kita bersama.

ByLutfi Rahman

SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1439 H DENGAN BERBAGI KEBAHAGIAAN (Subairi,S.hum)

Dalam memperingati Tahun Baru Islam, keluarga besar MTsN 3 Pamekasan menggelar kegiatan Bakti Sosial. Kegiatan yang dimotori bidang keagamaan MTsN 3 Pamekasan ini sepenuhnya di back up oleh pengurus OSIS. Wujud kepedulian sosial ini berupa penyaluran bantuan beras dan bahan pokok lainnya kepada warga kurang mampu di sekitar lingkungan madrasah. Sementara itu, para peserta didik kelas khusus 8 PDCI , bersama dengan guru pengajar dan koordinator program kelas PDCI memiliki bentuk kegiatan yang berbeda.

Para peserta didik kelas 8 PDCI 1 berinisiatif menyumbangkan puluhan sepatu dan tas layak pakai kepada para peserta didik yang kurang mampu di MTs Riyadul Ulum Desa Bicorong, sebuah lembaga pendidikan swadaya yang terletak tidak jauh dari MTsN 3 Pamekasan. Ide menyumbangkan sepatu dan tas layak pakai tersebut sebenarnya timbul dari pemikiran para peserta didik kelas 8 PDCI 1 yang ingin melatih kepekaan sosial mereka terhadap lingkungan dimana mereka tinggal.  Dengan demikian mereka berharap agar apa yang mereka berikan saat ini dapat memberi manfaat yang baik bagi diri mereka sendiri dan lingkungan.

Bapak Saleh Hasin, S.Ag selaku koordinator pengelola kelas PDCI sangat mendukung kemauan para peserta didiknya. Bentuk dukungan tersebut nampak nyata terlihat manakala beliau juga ikut serta dalam kegiatan Bakti Sosial tersebut. Tanggapan Bapak Hasin, demikian beliau biasa dipanggil dalam kesehariannya adalah, para peserta didik di kelas 8 PDCI 1 telah membuktikan bahwa mereka mampu mengimplementasikan semangat Kompetensi Sosial pada KI-2 Kurikulum 2013. Hal ini merupakan sebuah langkah yang positif dan patut diteladani dan perlu dikembangkan kedepannya.

Sementara itu, Bapak Muhammad Furqan Azizi, S.Pd sebagai Kepala MTs Riyadul Ulum menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan serta penyaluran bantuan bagi putra-putri beliau di lembaga yang dipimpinnya. Ini sungguh diluar dugaan, bahwasanya para peserta didik yang merupakan kelas ekslusif ini ternyata memiliki kepekaan dan jiwa sosial yang tinggi. Memang sebaiknya jiwa sosial dan kepekaan sosial perlu dutanamkan sejak dini. Beliau juga sangat mengharap apabila di kemuadian hari, ada kegiatan serupa, maka sebaiknya penyaluran bantuan itu bukan hanya berupa bantuan materiil. Bisa juga saling berbagi pengalaman belajar, berbagi ilmu pengetahuan serta saling memberikan support dan semangat agar sebagai generasi muda ini tidak mudah menyerah dan selalu belajar untuk menjadi lebih baik.

Usai acara ramah-tamah, Bapak Furqan mempersilahkan kepada ananda Syamsul  Arifin, peraih medali perunggu di ajang matematika internasional untuk sharing pengalamannya dalam mengikuti berbagai lomba, hingga akhirnya mampu pergi ke Singapura. Ternyata para peserta didik di MTs Riyadul Ulum ini sangat antusias mendengarkan apa yang disampaikan oleh ananda Samsul.  Dalam narasinya, ananda Samsul berpesan agar dekatlah dengan ilmu pengetahuan yang kalian gemari, niscaya ilmu itu akan selalu bersamamu. Tapi, jika kalian menjauh, maka ilmu itu akan menghindar dari diri kalian.

Bermanfaat, itulah kata terakhir  yang menjadi harapan kita semua agar apa yang telah dilaksanakan dalam kegiatan Bakti Sosial ini benar-benar mampu membuka kepekaan sosial para peserta didik MTsN 3 Pamekasan. Tentunya, kegiatan seperti  ini kita harapkan dapat berlangsung  secara kontinyu ke depannya.

ByLutfi Rahman

MEDALI PERUNGGU DI IMOYA 2017

Alhamdulillah….tak henti-hentinya rahmat dan berkah Allah SWT dicurahkan  pada seluruh civitas MTsN 3 Pamekasan. Mengawali bulan September, dan bertepatan dengan kegiatan peringatan Hari Idul Adha 1438 H, ananda Samsul Arifin Bahri, peserta didik dari kelas 8 PDCI 1 merengkuh medali perunggu pada perhelatan International Math Open for Young Achievers (IMOYA) 2017 di Singapura. Ajang unjuk kemampuan di bidang matematika yang diselenggarakan dari tanggal 1 hingga 4 September ini diikuti oleh sejumlah peserta dari 12 negara.

Ananda Samsul berangkat dengan persiapan yang tidak terlalu maksimal, hal ini dikarenakan banyaknya agenda kegiatan dari MTsN 3 Pamekasan akhir-akhir ini. Namun dengan persiapan yang seperti itu, ananda Samsul mampu membuktikan bahwa keterbatasan bukan halangan untuk meraih prestasi.

Raihan perunggu pada ajang bertaraf internasional ini merupakan pencapaian yang membanggakan dan prestise. Karena kehadiran ananda Samsul pada ajang tersebut bukan lagi sekedar mewakili MTsN 3 Pamekasan semata, namun ananda Samsul tengah memikul kebanggaan dan kehormatan bangsa Indonesia di tengah kontentasI dengan negara lain. Kehormatan bangsa ini sedang dipertaruhkan olehnya.

Keberhasilan merengkuh medali perunggu dalam IMOYA ini tentunya bukan merupakan hasil dari kerja kemaren atau kerja sesaat belaka. Perlu kerja keras dan upaya terus menerus dari para pemimpin madrasah, guru pembina matematika dan semangat ananda Samsul sendiri. Terima kasih kepada bapak Holis Anshori atas jerih payah dan pengorbanannya sehingga medali perunggu dapat dibawa pulang dan menambah koleksi prestasi dalam etalase prestasi MTsN 3 Pamekasan.

Di setiap prestasi yang ditorehkan oleh para peserta didik sudah sepatutnya dibarengi dengan pemberian reward dan apresiasi. Pemberian reward adalah bentuk motivasi dan penggerak spirit demi menjadi yang terbaik bagi kebanggan MTsN 3 Pamekasan. Untuk itu pada hari selasa 05 September 2017 akan dilaksanakan penyambutan khusus bagi ananda Samsul beserta guru pembina. Hal ini semata-mata merupakan wujud apresiasi  MTsN 3 Pamekasan atas prestasi yang telah diraih oleh salah satu peserta didik terbaik madrasah ini. Semoga dengan bentuk apresiasi semacam ini akan memotivasi Samsul-Samsul yang  lain muncul dengan prestasinya sendiri-sendiri.  Bravo selalu buat MTsN 3 Pamekasan.