PASLON 03 BERHASIL MEMENANGKAN PEMILU OSIM MTsN 3 PAMEKASAN PERIODE 2025/2026

Pamekasan_Momentum pesta demokrasi siswa kembali bergulir di MTsN 3 Pamekasan. Pada hari Rabu, 19 November 2025, seluruh warga madrasah mengikuti Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) periode 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan utama madrasah yang sejak pagi telah dipersiapkan oleh panitia pemilu. Pemungutan suara dimulai pukul 08.00 hingga 12.30 WIB dan berjalan dengan tertib, lancar, serta penuh antusiasme dari seluruh siswa.

Pagi itu suasana lapangan utama madrasah tampak lebih hidup daripada biasanya. Bendera, umbul-umbul, serta spanduk bertuliskan “Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2025/2026” menghiasi area pemungutan suara. TPS yang dibuat menyerupai proses Pemilu nasional tampak memberikan pengalaman demokrasi langsung kepada para siswa. Panitia pemilu yang terdiri dari unsur guru dan anggota Majlis Perwakilan Kelas (MPK) terlihat sibuk menyiapkan kotak suara, bilik pemilihan, serta daftar hadir sebelum TPS resmi dibuka.

Pada pemilihan OSIM tahun ini, terdapat tiga pasangan calon yang sebelumnya telah menyampaikan visi dan misi mereka pada tahap kampanye dan pemaparan gagasan. Pasangan calon nomor urut 01 adalah Lukluk Dafiqassana sebagai calon ketua yang berpasangan dengan Ummi Zalfa W.P. Pasangan nomor urut 02 ditempati oleh M. Iqbal Al-Farizy sebagai calon ketua dengan Pahlevi Adde Bahresy sebagai calon wakil ketua. Sementara pasangan calon nomor urut 03 adalah Muhammad Khalfani sebagai calon ketua bersama Ananda Nicholas Saputra sebagai calon wakil ketua. Ketiga pasangan calon tersebut telah menunjukkan program-program unggulannya, sehingga pemilihan tahun ini menjadi cukup kompetitif.

Ketua Panitia Pemilu OSIM, Mohammad Efendi, S. Pd saat dihubungi melalui sambungan telepon menjelaskan bahwa pihaknya telah bekerja keras memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar. “Dari hasil pemutakhiran data pemilih yang telah diverifikasi sebelumnya, terdapat sebanyak 918 daftar pemilih. Saya optimis tingkat kehadiran pemilih dalam menggunakan hak pilihnya bisa maksimal,” ujarnya penuh harap. Efendi juga menambahkan bahwa proses verifikasi dilakukan dengan teliti agar seluruh siswa yang memenuhi syarat dapat tercatat dalam DPT tanpa ada yang terlewatkan.

Sementara itu, Kepala MTsN 3 Pamekasan, Bapak Agus Budi Hariyanto, S.Pd., M.Pd., melalui himbauannya kepada seluruh warga madrasah mengajak agar mereka hadir ke TPS sesuai jadwal yang ditentukan panitia. “Menggunakan hak konstitusi di lingkungan madrasah adalah bagian penting dari pembelajaran demokrasi. Kita ingin siswa tidak hanya mengenal demokrasi dari teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung,” tutur beliau. Sambutan ini semakin menambah semangat para siswa untuk turut serta dalam kegiatan pemilu.

Pembina OSIM turut mengawasi jalannya kegiatan, Lutfi Rahman, S.Si, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan pemilu. “Saya awalnya pesimis akan banyak yang golput mengingat saat ini musim penghujan. Namun, Alhamdulillah hujan tidak turun. Semangat siswa luar biasa hari ini,” ujarnya dengan wajah lega. Menurutnya, kehadiran siswa ke TPS menunjukkan bahwa proses demokrasi di madrasah ini telah mulai dipahami dan diapresiasi oleh peserta didik.

Memasuki pukul 12.30 WIB, TPS resmi ditutup, dan panitia segera melakukan penghitungan suara secara terbuka di depan saksi-saksi dari masing-masing pasangan calon. Suasana penghitungan berlangsung tegang namun tetap kondusif. Para siswa yang menyaksikan tampak menahan napas setiap kali panitia mengangkat surat suara dan membacakan pilihan yang tertera di dalamnya.

Hasil akhir perolehan suara pun kemudian diumumkan. Pasangan calon nomor urut 03, yaitu Muhammad Khalfani dan Ananda Nicholas Saputra, berhasil meraih suara terbanyak dengan 468 suara. Mereka unggul cukup jauh dari pasangan calon nomor urut 02, yaitu M. Iqbal Al-Farizy dan Pahlevi Adde Bahresy, yang memperoleh 201 suara. Sementara pasangan calon nomor urut 01, Lukluk Dafiqassana dan Ummi Zalfa W.P., memperoleh 114 suara. Selain itu, terdapat 33 suara tidak sah. Dari total DPT sebanyak 918 pemilih, tercatat 102 siswa tidak menggunakan hak pilihnya, sehingga tingkat partisipasi mencapai lebih dari 88%, angka yang cukup tinggi untuk ukuran pemilihan organisasi siswa.

Setelah penghitungan suara selesai, panitia kembali mengajak seluruh siswa untuk menjaga persatuan dan tetap saling mendukung demi kemajuan madrasah. Ketua panitia menegaskan bahwa kemenangan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Semoga pasangan calon terpilih dapat menjalankan visi dan misi sesuai yang telah mereka kampanyekan. OSIM adalah organisasi yang harus melayani semua siswa tanpa terkecuali,” ujar Mohammad Efendi menutup kegiatan. Kegiatan pemilu OSIM tahun ini tidak hanya melahirkan pemimpin baru bagi OSIM MTsN 3 Pamekasan, tetapi juga memberikan pendidikan demokrasi yang berharga bagi seluruh siswa. Semangat, partisipasi, dan keterlibatan aktif warga madrasah menjadi bukti bahwa nilai-nilai demokrasi telah tumbuh dengan baik dalam lingkungan pendidikan. Dengan hasil pemilu ini, diharapkan OSIM ke depan mampu menjadi organisasi yang semakin progresif, kreatif, dan mampu membawa perubahan positif bagi MTsN 3 Pamekasan. [Sbr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1  +  5  =