Periodeisasi Kepemimpinan Madrasah

1- Periode Pertama (1975-1989) Drs. H. Moh Ghozali

Mulai merintis lokasi pembelajaran keluar dari lokasi semula yakni Pondok Pesantren Sumber Bungur, dimana sebelumnya masih meminjam gedung milik MI Bustanul Mubtadiin Sumber Bungur, dengan didukung oleh pengasuh Ponpes Sumber Bungur (KH. Achmad Madani), dan proses tanah wakaf yang kemudian dibangun gedung baru MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan (sekarang MTs Negeri 3 Pamekasan).

Sedang input Peserta didik berasal dari Pondok Pesantren Sumber Bungur dan masyarakat pedesaan yang mempunyai penghasilan ekonomi menengah kebawah.

Prestasi yang diraih pada era kepemimpinan Kepala MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan adalah dibidang gerakan pramuka yang sampai mencapai tingkat nasional

2- Periode kedua (1989-1996) Drs. H Ahmad

Pada periode kepemimpinan ini, MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan mulai berbenah dan menambah beberapa fasilitas penunjang pendidikan, seperti dibangunnya gedung perpustakaan, ruang keterampilan dan laboratorium IPA serta 9 (sembilan) ruang baru. Sebagian besar Peserta didik yang menempuh pendidikan di MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan berasal dari masyarakat luar pesantren, sehingga dapat meningkatkan kwantitas Peserta didik dan kwalitas pembelajaran, dan dapat menyeleksi peserta didik sesuai prosedur.

Prestasi yang diraih pada masa kepemimpinan ini adalah ditunjuknya MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan sebagai madrasah MODEL dari 54 madrasah se Indonesia dan 5 Madrasah di Jawa Timur, sehingga peningkatan demi peningkatan baik dari sisi kwalitas dan kwantitas Peserta didik dapat berjalan sesuai RENSTRA yang dikembangkan pada kepemimipinan ini.

3- Periode ketiga (1996-2001) Drs. H. Achmad Hadhori

Pada era ketiga merupakan masa penuh tantangan, karena pada masa ini MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan telah menyandang status sebagai madrasah MODEL. Berbagai inovasi dilakukan oleh kepemimpinan dimasa periode ketiga ini, seperti perluasan dua bidang lahan, menambah enam Ruang Kelas Baru(RKB), pembangunan lab. Bahasa. Dari segi prestasi periode ini mampu membawa Marching band Al faroby meraih prestasi yang sangat membanggakan. Selain itu prestasi bidang non akademik lainnya juga diraih oleh Peserta didik-siswi MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan pada masa ini.

4. Periode keempat (2001-2003) Drs. H. Moh. Bachri

Periode keempat ini adalah sebuah periode tersingkat dalam sejarah kepemimpinan MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan dengan durasi sekitar duatahun. Terdapat beberapa hal yang dicapai pada masa ini antara lain; Penambahan tiga RKB, dan  prestasi bidang non akademik yang diraih oleh Peserta didik-siswi MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan

5. Periode kelima (2003-2008) Drs. Ach Sihabudin Muchtar

Tonggak inovasi Kurikulum dan pembelajaran sangat terasa dimasakepemimpinan pemimpin berkharismatik ini. Berbagai strategi pengembangankurikulum dan pembelajaran diterapkan untuk meningkatkan kompetensi guru gunameningkatkan prestasi Peserta didik. Hasilnya, berbagai prestasi Peserta didikdibidang akademik dan non akademik diraih oleh Peserta didik-siswi MTs NegeriSumber Bungur Pamekasan.

Pada bidang saranaterdapat beberapa capain diantaranya; penambahan dua RKB, Penambahan lab.Bahasa 2, pengadaan 15 unit komputer. Selain itu, pada periode ini telahdibuka  tiga kelas program (akselerasi,unggulan, reguler)

6. Periode keenam (2008-2013) Drs. H.M Ali Husnan, M. Pd.I

Pada periode kepemimpinan ini adalah masa bersejarah bagi MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan, karena pada periode ini MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan  mampu menorehkan prestasi akademik internasional. Beberapa orang Peserta didik-siswi MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan mampu membawa berbagai medali dari berbagai olimpiade internasional yang dilaksanakan di Singapura, China, India, Canada, dan Australia.

Selain itu, pada pemenuhan sarana prasarana pada era ini telah melakukan penambahan dua RKB, rehabilitasi delapan ruang kelas, pembangunan Musholla, pengadaan alat band, pengadaan 10 unit komputer.

7. Periode ketujuh(2013-sekarang) H. Mohammad Holis, S. Ag,M.Si

Sejarah baru dalam dunia pendidikan MTs Negeri 3 Pamekasan. Karena dari sekian periode kepemimpinan MTs Negeri 3 Pamekasan,  periode ini adalah kepala madrasah termuda yang dimiliki MTs Negeri 3 Pamekasan. Pada masa kepemipinan ini terdapat beberapa pretasi yang telah dicapai diantaranya dibidang inovasi kurikulum, pembelajaran dan layanan inovatif dengan pencanagan layanan PDCI (Peserta Didik Cerdas Istimewa), pencanangan Penguatan Kwalitas SDM pendidik dan peserta didik, Pencanangan kampung pendidikan Sumber Bungur, Pencanangan kartu Three fungsi (Kartu Pelajar, Kartu Perpus, dan ATM)

Dari aspek sarana dan prasana pada periode ini telah melakukan penambahan dua RKB, rehabilitasi 9 ruang kelas, rehabilitasi ruang guru, penambahan 10 unit komputer dan 2 unit LCD TV, Pembangunan perpustakaan modern, Pengklasifikasian ruang laboratorium (IPA, Bahasa/Multimedia, Komputer, Matematika)

Sebagai sebuah madrasah yang peduli terhadap lingkungan, maka pada masa ini telah dibangun taman bunga diberbagai lokasi strategis di lingkungan madrasah untuk rencana strategis jangka menengah sebagai madrasah adiwiyata. Selain pembangunan fisik dalam bentuk taman bunga, sebagai daya dukung madrasah adiwiyata maka telah disusun pula kurikulum madrasah yang berbudaya adiwiyata.

Beberapa orang Peserta didik MTs Negeri 3 Pamekasan saat ini mampu membawa berbagai medali dari olimpiade internasional yang digelar di Singapura, Thailand dan Australia.Yang tidak kalah penting pada masa ini telah mampu mensertifikasi seluruh aset tanah MTs Negeri 3 Pamekasan. Sebagai Juara Umum Madrasah dalam Ajang Kompetensi Seni dan Olahraga 2015 tingkat Provinsi Jawa Timur. Sebagai Juara 1 dalam Kompetisi Kepala Madrasah Tsanawiyah Berprestasi Tingkat Kabupaten tahun 2016 Sebagai Juara 2 dalam Kompetisi Kepala Madrasah Tsanawiyah Berprestasi Tingkat Jawa Timur tahun 2016 Sebagai Juara 1 dalam Kompetisi Kepala Madrasah Tsanawiyah Berprestasi Tingkat Kabupaten tahun 2017

Sebagai Juara 1 dalam Kompetisi Kepala Madrasah Tsanawiyah Berprestasi Tingkat Jawa Timur tahun 2017, Sebagai Juara 1 dalam Kompetisi Kepala Madrasah Tsanawiyah Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2017