MTsN 3 Pamekasan kembali menunjukkan komitmennya sebagai madrasah yang terbuka terhadap pengembangan pendidikan dan kolaborasi akademik. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan kegiatan Perkuliahan Luar Kelas (PLK) Mahasiswa Program Studi Tadris Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Tarbiyah UIN Madura yang dirangkai dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dalam bidang penelitian dan pengembangan pendidikan, bertempat di Aula MTsN 3 Pamekasan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 75 mahasiswa Program Studi Tadris IPA UIN Madura sebagai peserta PLK. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Program Studi Tadris IPA UIN Madura, Selvi Fauziyah, M.Pd., beserta dosen pendamping dan seluruh jajaran pimpinan MTsN 3 Pamekasan.
Acara diawali dengan seremonial pembukaan yang berlangsung khidmat. Dalam sambutannya, Kepala MTsN 3 Pamekasan, Agus Budi Hariyanto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Program Studi Tadris IPA UIN Madura yang telah mempercayakan MTsN 3 Pamekasan sebagai lokasi pelaksanaan Perkuliahan Luar Kelas.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 3 Pamekasan sebagai tempat belajar dan berbagi pengalaman bagi mahasiswa calon pendidik. Menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri ketika ada inisiatif untuk mengenal lebih jauh tentang apa dan bagaimana MTsN 3 Pamekasan, khususnya dalam pengembangan pembelajaran IPA,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa MTsN 3 Pamekasan memiliki desain layanan pendidikan yang memberikan ruang bagi setiap peserta didik untuk berkembang sesuai potensi, minat, bakat, dan kemampuannya. Sejak awal masuk madrasah, seluruh siswa mendapatkan asesmen potensi, minat, bakat, dan kemampuan sebagai dasar pemberian layanan pendidikan yang tepat.
Berdasarkan hasil asesmen tersebut, MTsN 3 Pamekasan membuka sepuluh program layanan kelas mata pelajaran yang disesuaikan dengan minat dan bakat siswa. Salah satu program unggulannya adalah Kelas Mata Pelajaran Sains yang secara khusus dirancang untuk memfasilitasi peserta didik yang memiliki potensi dan prestasi di bidang sains.
“Dengan dibukanya berbagai layanan kelas mata pelajaran, MTsN 3 Pamekasan melakukan inovasi kurikulum melalui penyusunan Kurikulum Pengembangan Kelas Mata Pelajaran. Kami berharap para mahasiswa dapat menyerap dan mempelajari konsep pengembangan Kurikulum Kelas Mata Pelajaran Sains yang kami implementasikan,” tambahnya.
Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima narasumber dari unsur guru IPA yang siap berdiskusi dengan mahasiswa terkait berbagai aspek pembelajaran, mulai dari perangkat ajar, desain kurikulum pengembangan kelas mata pelajaran sains, praktik pembelajaran IPA, hingga model asesmen yang diterapkan di MTsN 3 Pamekasan.
Sementara itu, Ketua Program Studi Tadris IPA UIN Madura, Selvi Fauziyah, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar MTsN 3 Pamekasan atas sambutan hangat dan kesempatan belajar yang diberikan kepada para mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar MTsN 3 Pamekasan yang telah menerima kehadiran 75 mahasiswa peserta PLK. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara UIN Madura dan MTsN 3 Pamekasan,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Fakultas Tarbiyah UIN Madura dengan MTsN 3 Pamekasan dalam bidang penelitian dan pengembangan pendidikan. Penandatanganan MoU dilakukan oleh kedua belah pihak dan disaksikan oleh seluruh Wakil Kepala Madrasah MTsN 3 Pamekasan.
Kerja sama ini diharapkan menjadi landasan yang kuat dalam pengembangan inovasi pendidikan, pelaksanaan penelitian, peningkatan kompetensi guru, serta penguatan budaya akademik antara perguruan tinggi dan madrasah.
Setelah rangkaian acara seremonial selesai, para peserta PLK mengikuti sesi pemaparan materi Best Practice yang disampaikan oleh guru-guru IPA MTsN 3 Pamekasan. Narasumber yang hadir antara lain Abu Bakar, S.Si. selaku Ketua MGMP IPA, ST. Fatimah selaku Ketua Program Kelas Mata Pelajaran Sains, Enny Musfiroh, Titik Indah Kusuma, serta Desi Ummi Ningsih.
Melalui sesi ini, para mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai pengelolaan pembelajaran IPA, pengembangan kurikulum berbasis potensi siswa, strategi pembinaan prestasi sains, penyusunan perangkat pembelajaran, serta implementasi asesmen yang diterapkan di MTsN 3 Pamekasan.
Kegiatan Perkuliahan Luar Kelas dan penandatanganan MoU ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi pendidikan yang berdampak positif bagi peningkatan mutu pembelajaran, pengembangan riset pendidikan, serta penciptaan ekosistem akademik yang lebih maju dan berdaya saing.
