BIMTEK e-RKAM DI MTsN 3 PAMEKASAN

Dana pengelolaan pendidikan yang dialokasikan pemerintah setiap tahunnya bukanlah jumlah yang sedikit. Kementerian Agama sendiri menggelontorkan dana hampir 10 Triliyun untuk dana BOS setiap tahunnya. Dana sebesar itu tentunya memiliki tantangan bagaimana mengelola yang tepat dan akuntable, agar penggunaannya tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

Platform e-RKAM yang dirilis oleh Kementerian Agama adalah sebuah inovasi penting yang lahir untuk mendorong tata kelola pendidikan yang efektif dan efisien. Dengan aplikasi ini, pengelola madrasah dapat membuat usulan program kerja dengan berbasis pada kebutuhan. e-RKAM sendiri adalah aplikasi pengelolaan keuangan mulai dari proses perencanaan penganggaran, penatausahaan dan pelaporan yang dapat diakses secara online maupun semi online.

Transformasi dan adaptasi managemen pengelolaan pendidikan semakin hari membutuhkan kepekaan dan mesti diikuti, agar tidak tergerus oleh kemajuan teknologi. Dalam menjembatani perubahan pola kerja dari manual menuju pola kerja berbasis IT dan teknologi, maka pada hari ini, Rabu 13 Oktober 2021, Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan melaksanakan kegiatan BIMTEK dan Pembekalan penggunaan e-RKAM untuk satuan pendidikan tingkat Ibtidaiyah sampai ke jenjang Aliyah se Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan Bimtek dan Pembekalan e-RKAM dilaksanakan di ruang Auditorium MTsN 3 Pamekasan dari jam 08.00 hingga selesai. Kegiatan ini diikuti oleh para  pengelola satuan-satuan pendidikan dari tingkat MI sampai MA baik lembaga swasta maupun negeri yang ada di bawah naungan Kementerian Agama kabupaten Pamekasan. Hadir dalam acara tersebut, Kasi Penma Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan , Moh.Rasul yang didampingi oleh staf khusus.

Dalam paparannya, Kasi Penma Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan menyampaikan bahwa e-RKAM mampu menghasilkan informasi keuangan yang akurat, tepat waktu, akuntable, transparan, efisien dan efektif, serta beberapa keunggulan lain yang jauh lebih simple jika dibandingkan dengan sistem manual. Untuk itu, beliau menghimbau, agar pembekalan ini benar-benar diikuti dengan seksama agar dikemudian hari, kita tidak menjadi gagap dengan kemajuan teknologi. Beliau juga berharap dengan aplikasi ini, mampu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pendidikan di madrasah.

Tinggalkan Balasan