Menyongsong Madrasah Adiwiyata

Madrasah Adiwiyata adalah madrasah yang peduli dengan lingkungan yang sehat, bersih dan indah. Dengan adanya program Adiwiyata, diharapkan seluruh civitas yang ada di lingkungan sekolah menyadari pentingnya lingkungan yang hijau dan sehat bagi kesehatan tubuh kita. Adiwiyata, menurut arti, terdiri dari 2 kata yaitu Adi dan Wiyata yang berasal dari bahasa Sansekerta. Adi artinya besar, baik, agung, ideal atau sempurna. sedangkan Wiyata artinya tempat dimana untuk seseorang memperoleh pengetahuan, norma dan etika.
Tujuan umum dari program Adiwiyata adalah membentuk madrasah peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang. Sedangkan tujuan khususnya adalah mewujudkan warga madrasah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan melalui tata kelola sekolah yang baik untuk untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Pada tanggal 18 Mei 2016, MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan kedatangan tim penilai Sekolah/Madrasah Adiwiyata Kab. Pamekasan. Memang, Madrasah ini masuk sebagai Madrasah yang dipersiapkan untuk menjadi Madrasah Adiwiyata. Tim penilai yang terdiri dari 7 orang melakukan cek dan ricek berkaitan dengan hal-hal yang berhububgan dengan kriteria penilaian Sekolah/ Madrasah Adiwiyata.
Ada 4 komponen penilaian Adiwiyata, meliputi :
1. Kebijakan yang berwawasan Lingkungan
2. Pelaksanaan Kurikulum yang berbasis Lingkungan
3. Kegiatan Lingkungan yang berbasis Partisipatif, dan
4. Pengelolaan Sarana Pendukung yang ramah lingkungan.

2 4 5

Berdasar keterangan yang diberikan oleh salah satu tim penilai, yaitu Bpk Alifaturrrahman, menyebutkan bahwa komponen yang pertama dapat terlihat dari Visi dan Misi Madrasah. Beliau menambahkan, bahwa Visi Dan Misi Madrasah ini sudah sangat jelas berorientasi pada pelestarian Lingkungan, karena Visi Madrasah ini adalah Berakhlak Mulia, Unggul dalam Prestasi dan Berwawasan Lingkungan.

Pada Komponen yang kedua, menurut beliau Kurikulum yang dilaksanakan di Madrasah ini telah sesuai dengan pendekatan pelestarian lingkungan. Hal ini tercermin dari RPP dan Silabus yang diterapkan sudah sesuai dengan kriteria penilaian Madrasah Adiwiyata. Komponen yang ketiga adalah bentuk kongkrit adanya kerjasama antara Madrasah dengan pihak-pihak diluar Madrasah, baik secara instansi ataupun perorangan. Hal ini Madrasah telah laksanakan, contoh nyata adalah kegiatan beberapa saat yang lalu dimana Madrasah melaksanakan kegiatan Aksi Tanam 1000 Pohon dalam rangka memperingati hari Bumi. banyak pihak-pihak luar yang ternyata berpartisipasi dalam kegiatan ini, seperti beberapa Kepala Desa disekitar Madrasah, Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kab. Pamekasan serta pihak-pihak perorangan lainnya.

8 9 11

Untuk Komponen yang ke empat, Bpk. Alifaturrahman menyatakan bahwa Madrasah ini sudah layak untuk menjadi wakil Madrasah Adiwiyata tingkat Provinsi Jawa Timur. Beliau menambahkan, sarana dan prasarana yang ada di Madrasah ini sudah hampir mendekati sempurna. Beliau menyatakan bangga dan senang ada di Madrasah ini.

Mari kita dukung Madrasah ini menjadi Madrasah Adiwiyata, sehingga nantinya Madrasah ini menjadi pelopor bagi kegiatan melestarikan dan peduli terhadap Lingkungan. Bravo MTs Negeri Sumber Bungur Pamekasan!!

GALERI TAMAN MADRASAH

 

Tinggalkan Balasan