Momen Spesial Hari Guru Di MTsN 3 Pamekasan

Ada yang spesial pada pelaksanaan Upacara Bendera hari Senin tanggal 25 November 2019 kali ini. Para peserta didik sempat terheran-heran ketika menyaksikan para guru yang mengambil alih menjadi petugas Upacara. Ini merupakan suatu hal yang tidak biasa mereka lihat pada kegiatan Upacara bendera setiap hari Senin.

            Keistimewaan tersebut  ternyata merupakan wujud dari keikutsertaan para guru di lingkugan MTsN 3 Pamekasan dalam menyemarakkan peringatan Hari Guru yang ditetapkan setiap tanggal 25 November. Di momentum yang spesial ini, kami persembahkan sesuatu yang tidak biasa kepada para peserta didik di MTsN 3 Pamekasan.

            Tampil sebagai Pembina Upacara adalah bapak Drs. Subairi, beliau merupakan guru paling senior di lingkungan MTsN 3 Pamekasan yang pada akhir bulan Desember nanti akan Purna Tugas. Selanjutnya, Pemimpin Upacara adalah bapak Ach. Muchlis, S.Pd, yang dengan bersemangat memimpin kegiatan upacara sehingga berjalan lancar. Para guru yang kebagian peran sebagai petugas upacara juga berperan aktif sehingga kegiatan upacara peringatan Hari Guru dapat berlangsung secara khitmat, tertib dan lancar.

            Dalam amanatnya, bapak Subairi menyampaikan pesan yang sangat dalam terkait dengan peran Guru dalam masyarakat yang harus mampu memperjuangkan hak-hak muridnya untuk mendapatkan bekal pengetahuan yang cukup dalam mempersiapkan masa depan mereka yang cemerlang. Sosok guru sangat penting, oleh karenanya, beliau juga mengingatkan para peserta didik untuk tetap bersikap hormat dan patuh pada guru, agar ilmu yang didapat barokah dan bermanfaat. Pengorbanan seorang guru sangat besar, dimana sering kali para guru tersebut sampai rela melepaskan kepentingan pribadinya demi untuk memikul amanah mencerdaskan para anak-anak bangsa tercinta ini. Beliau berharap kedepan, semoga pengorbanan yang begitu besar dari para guru ini mampu menggugah pihak terkait untuk lebih memperjuangkan penghidupan yang layak bagi para pahlawan tanpa tanda jasa ini.

            Kegiatan upacara diakhiri dengan menyanyikan lagu hymne guru dan terimakasih guru secara bersama-sama dengan para peserta didik. Rasa khidmat terpancar tatkala lagu terima kasih guru dinyanyikan. Terimakasih guru, jasamu memang tiada tara. Kau mampu mencetak pemimpin-pemimpin bangsa, mencetak orang-orang hebat bagi negeri, namun kau sendiri tetaplah sebagai guru yang tetap ikhlas mendidik dan mengajar walau kadang harus mengesampingkan segala obsesi dan kebutuhan pribadi.             Jayalah terus, para guru di negeri ini, tetaplah menjadi pelita dalam berbagi cahya ilmu dan pengetahuan bagi seluruh anak bangsa. Tetaplah ikhlas dalam mentransfer ilmu dan mendidik para anak bangsa dengan ilmu, akhlak dan moral yang baik. Kesuksesan seorang guru tatkala mampu mengantarkan anak didiknya meraih apa yang dicita-citakan. Sukses guru tatkala mampu mencetak pribadi yang bermartabat yang menjunjung kebajikan dan menyebarkannya. Terimakasih Guru, jasamu sungguh tiada tara.

Tinggalkan Balasan