SOSIALISASI DAN EDUKASI PENANGGULANGAN COVID-19 (VIRUS CORONA) DI MTsN 3 PAMEKASAN

Sesuatu yang sedang viral dan menjadi perbincangan hampir di seluruh dunia saat ini adalah  wabah virus Corona. Virus yang telah menyebar hampir di seluruh dunia termasuk Indonesia  ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina pada akhir bulan Desember 2020. Infeksi virus Corona atau COVID-19 disebabkan oleh coronavirus, yaitu kelompok virus yang menginfeksi sistem pernapasan, pada banyak kasus akan menyebabkan infeksi pernafasan ringan, seperti flu. Namun, virus ini juga bisa menyebabkan infeksi pernafasan berat  bahkan kematian. Ada dugaan bahwa virus Corona awalnya ditularkan dari hewan ke manusia. Namun, kemudian diketahui bahwa virus Corona juga menular dari manusia ke manusia.

            Menyikapi fenomena tersebut, maka MTsN 3 Pamekasan bekerjasama dengan UPT PUSKESMAS Kecamatan Pakong pada hari Jum’at tanggal 13 Maret 2020 mengadakan sosialisasi sekaligus edukasi kepada para peserta didik MTsN 3 Pamekasan agar mereka memiliki pengetahuan yang cukup dalam mencegah, mengatasi serta menyikapi adanya virus Corona tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan di aula MTsN 3 Pamekasan dan dimulai dari jam 07.30 wib, dimana peserta didik yang hadir merupakan perwakilan dari masing-masing kelas.

            Kegiatan Sosisalisasi serta Edukasi Virus Corona ini adalah aplikasi dari program GEMES (Gerakan Madrasah Sehat). Ibu Watiatul Munawarah, selaku koordinator bidang kesehatan di MTsN 3 Pamekasan telah melakukan tindakan cerdas dan bijak yaitu berkoordinasi  dengan tim kesehatan dari Puskesmas Kec. Pakong untuk memberikan informasi yang akurat dan benar kepada para peserta didik sehingga mereka diharapkan mampu menyampaikan pesan ini kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing. Informasi yang jelas diperlukan untuk menghindari  kecemasan dan perilaku yang berlebihan dalam masyarakat, sehingga ketika di lingkungan kita terjadi kasus infeksi virus Corona, maka tindakan yang benar secara medis dapat diterapkan.

            Secara garis besar, ada tiga gejala yang umum muncul pada seseorang yang telah terinfeksi virus Corona, yaitu demam, batuk dan sesak napas. Gejala ini muncul dalam waktu 2 hari sampai 2 minggu setelah seseorang terpapar virus ini. jika gejala tersebut muncul maka, penderita harus segera dirujuk ke Rumah Sakit terdekat agar mendapatkan penanganan yang tepat. Seseorang dapat tertular COVID-19 melalui berbagai cara, seperti tidak sengaja menghirup percikan ludah dari bersin atau batuk penderita COVID-19, memegang mulut atau hidung tanpa mencuci tangan terlebih dulu, setelah menyentuh benda yang terkena cipratan air liur penderita COVID-19, kontak jarak dekat dengan penderita COVID-19, misalnya bersentuhan atau berjabat tangan. Virus Corona dapat menginfeksi siapa saja, tetapi efeknya akan lebih berbahaya atau bahkan fatal bila terjadi pada orang lanjut usia, ibu hamil, orang yang sedang sakit, atau orang yang daya tahan tubuhnya lemah. Untuk itu, pesan dari petugas kesehatan kepada peserta didik yang hadir agar senantiasa menjaga kesehatan dengan cara mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, istirahat yang cukup dan berolahraga secara teratur.

            Sampai saat ini, belum ada vaksin untuk mengobati virus Corona, namun kita jangan juga panik karena dari beberapa kasus, banyak diantaranya yang dapat disembuhkan. Menurut petugas kesehatan dari Puskesmas Pakong, sampai berita ini diturunkan, di Indonesia terdapat 36 kasus infeksi virus Corona, satu meninggal dan sembilan orang dinyatakan sembuh dan sudah boleh pulang. Untuk Provinsi Jawa Timur, terutama Madura, sampai detik ini belum ditemukan kasusnya. Hal ini juga membantah kabar yang menyebutkan ada penderita virus Corona di Pamekasan beberapa waktu lalu.

            Tindakan pencegahan sebaiknya dilakukan dengan cara menghindari faktor-faktor yang bisa menyebabkan terinfeksi virus ini, yaitu:

  • Hindari bepergian ke Cina atau ke negara lain yang telah ditemukan adanya penularan virus Corona.
  • Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di tempat umum atau keramaian.
  • Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol setelah beraktivitas di luar ruangan.
  • Hindari kontak dengan hewan, terutama hewan liar. Bila terjadi kontak dengan hewan, cuci tangan setelahnya.
  • Masak daging sampai benar-benar matang sebelum dikonsumsi.
  • Tutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, kemudian buang tisu ke tempat sampah.
  • Jangan menyentuh mata, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
  • Hindari berdekatan dengan seseorang yang sedang sakit.
  • Jaga kebersihan benda yang sering disentuh dan kebersihan lingkungan.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan pencerahan dalam menyikapi fenomena virus Corona. Sehingga kita semua terhindar dari terinfeksi virus ini.

Tinggalkan Balasan