MTsN 3 PAMEKASAN GELAR PEMILU OSIM DI MASA PANDEMI

MTsN 3 Pamekasan kembali menggelar serangkaian kegiatan Pemilihan

Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIM masa bakti 2021. Penyelenggaraan Pemilu ini dimotori oleh pembina OSIM ber

sinergi dengan Wakil Kepala bidang Kesiswaan.

Setelah melalui beberapa tahapan mulai dari t

ahapan sosialisasi dan pendataan calon (02 Maret 2021), tahapan tes wawancara dan penentuan pasangan calon (03 – 04 Maret 2021), tahapan kampanye pasangan calon (04 Maret 2021), kini tibalah saatnya me

masuki tahapan pemungutan dan rekapitulasi suara Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM periode 2021/2022 digelar pada hari ini Senin, 08 Maret 2021 terpusat di TPS Toghur Macapat.

Sebanyak empat pasangan calon siap berkompetisi memperebutkan kursi OSIM, mereka adalah nomor urut 1 Rafif Alimansyah berpasangan dengan Cantika Auliqah Ramadhani, Pasangan calon nomor urut 2 Desi Anisatur Rahmaniyah berpasangan dengan Dafa Satrio, pasangan calon nomor urut 3 Moh. Toni Syaifuddin dengan Putri Lailatus Safitri, dan nomor urut 4 pasangan calon Rayya Yasmin dengan Moh. Albab Albait. Pada tahap sebelumnya keempat pasangan calon tersebut telah memaparkan visi misi serta program kerja OSIM untuk periode yang akan datang secara terbuka.

Sebelum pemungutan suara berlangsung, bapak Dr. H. Mohammad Holis, S. Ag, M. Si selaku Kepala Madrasah memberikan arahan kepada seluruh pengguna hak pilih agar tetap mematuhi protokol kesehatan, pemilih dalam menggunakan hak pilihnya dilakukan secara bergantian tanpa adanya kerumunan serta tidak mengganggu kegiatan pembelajaran di kelas. Beliau berharap agar kontestasi Pemilihan Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIM kali ini tetap mengedepankan nilai-nilai persatuan, hindari permusuhan dan berkompetisilah secara sehat, pintanya.

Sementara itu, Bapak Agus Budi Hariyanto, S. Pd panitia divisi teknis menyampaikan di hadapan peserta Pemilu bahwasanya Pemilihan Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIM kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pola lama dengan teknik pencoblosan tidak lagi dipakai melainkan beralih pada teknik pemungutan suara berbasis digital, pengguna hak pilih menyalurkan hak konstitusinya menggunakan android yang telah disiapkan oleh panitia. Pak Agus, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa penyelenggaraan Pemilu OSIM akan dilakukan dengan skenario sebagai berikut :

  1. Tempat Pemungutan Suara (TPS) bertempat di Toghur Macapat dengan sistem digital.
  2. Pemilih akan diatur perkelas (dengan asumsi tidak terlalu mengganggu KBM).
  3. Disediakan Smart TV sebagai alat informasi Quick Count (bisa dilihat oleh seluruh warga madrasah).
  4. Teknik lainnya diatur oleh Panitia Pemungutan Suara Pemilu OSIM 2021.

Disela-sela berlangsungnya pemungutan suara, Rafif salah seorang calon dari paslon nomor urut 1 saat diwawancarai mengaku optimis bahwa pelaksanaan Pemilu berbasis android akan lebih efektif dan sulit rasanya terjadi kecurangan. Ditempat yang sama, Desi mewakili pasangan calon nomor urut 2 mengatakan bahwa perubahan teknik pemungutan suara dari teknik coblos beralih ke sistem android adalah langkah maju sejalan dengan perkembangan teknologi, ia berharap melalui sistem digital ini pelaksanaan pemilihan OSIM berjalan lancar, cepat dan akurat.

Ketua panitia pelaksana pemilihan OSIM bapak Mohammad Halil, S. Ag, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa panitia penyelenggara sudah berupaya sekuat tenaga untuk mensukseskan pesta demokrasi ini sesuai dengan juknis yang ada serta tetap mematuhi protokol kesehatan. Harapan saya, pelaksanaan Pemilu OSIM periode 2021 ini berjalan dengan lancar, aman, kondusif, dan menghasilkan terpilihnya pengurus OSIM terbaik yang mampu menjalankan amanah, visioner dan kompetentif. Imbuhnya. [Subairi]

Tinggalkan Balasan