SOSIALISASI PEMILIHAN OSIM PERIODE 2022-2023 BERSAMA KPU PAMEKASAN

Sebanyak lima puluh siswa MTsN 3 Pamekasan mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih bersama KPU Kabupaten Pamekasan. Mereka terdiri dari pengurus OSIM dan peserta pemilihan pada periode yang akan datang. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 08.00 wib hingga pukul 11.00 wib bertempat di Aula Madrasah, Kamis 13 Januari 2022.

Momentum ini sangatlah tepat karena dalam waktu dekat ini MTsN 3 Pamekasan akan menyelenggarakan pemilihan OSIM periode 2022-2023. Panitia pelaksana yang sekaligus menjadi pembina OSIM bapak Achmad Muchlis, S. Pd saat dikonfirmasi mengatakan, OSIM merupakan organisasi pertama kali yang dikenalkan kepada siswa saat menempuh pendidikan di bangku sekolah. Melalui organisasi kecil ini mereka mulai mengenal mekanisme pemilihan, pola kepemimpinan, program kerja serta sederet manfaat lainnya. Agar kontestasi pemilihan OSIM yang akan datang lebih bermartabat dan berkualitas, saya sengaja mengundang komisioner KPU Pamekasan untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan bagi siswa dan para kontestan, Alhamdulillah bisa terlaksana hari ini, imbuhnya.

Dalam kesempatan yang baik ini, dua orang komisioner KPU Pamekasan hadir sebagai narasumber.           Dr. Fathor Rachman, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM saat mengisi acara tersebut mengatakan bahwa salah satu program KPU adalah “KPU Goes To School” tujuannya adalah untuk memberikan pendidikan dini khususnya kepada pemilih pemula agar nantinya mereka menjadi pemilih cerdas dan rasional yang paham betul tentang arti demokrasi, kelembagaan negara, sistem pemilu dan partisipasi politik. Ia juga memaparkan bahwa terdapat 11 segmen yang menjadi target sosialisasi dan pendidikan pemilih yaitu keluarga, pemilih muda, disabilitas, komunitas, warga internet, berkebutuhan khusus, relawan demokrasi, keagamaan, kaum marginal, perempuan dan pemilih pemula itu sendiri. Lebih lanjut pak Fathor, sapaan akrabnya menegaskan bahwa kriteria pemilih cerdas itu harus memperhatikan 9 langkah yaitu, pertama lihat visi, misi dan program calon, kedua lihat rekam jejak (track record) calon yang akan dipilih, ketiga sering mengikuti informasi terkait pemilu, keempat cek dan ricek informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, kelima tidak terpengaruh oleh berita hoax dan jangan menyebarkan berita hoax, keenam bersikap objektif, kritis dan cerdas dalam menyikapi isu politik dan pemilu, ketujuh gunakan hak pilih dengan cara datang ke TPS, kedelapan awasi kinerjanya, sesuaikah dengan janji-janji manis yang diucapkan dulu, dan yang terakhir jangan pilih lagi bila tidak amanah.

Dalam kesempatan yang sama komisioner KPU divisi Teknis Penyelenggaraan bapak Moh. Amiruddin, menyampaikan pentingnya memahami tahapan pemilu, menginventarisir permasalahan yang muncul serta menemukan solusinya. Pria asal Desa Bicorong yang juga alumni MTsN 3 Pamekasan ini mendefinisikan Tahapan adalah serangkaian aktivitas untuk mendesain, merencanakan, membantu, dan juga mengontrol semua kegiatan yang bekerja di setiap bagian untuk memudahkan para petugas pemilu dalam menjalankan tugasnya. Tahapan yang dimaksud meliputi Tahapan persiapan (pembentukan peraturan perundang-undangan atau tata tertib pemilihan, perencanaan kegiatan dan anggaran dan pendidikan pemilih), Tahapan pelaksanaan (pencalonan, kampanye, pemungutan suara dan penghitungan serta rekapitulasi suara), dan Tahapan akhir (meninjau ulang dan mendesain kembali pelaksanaan pemilu). Inilah rambu-rambu yang harus diperhatikan dalam setiap penyelenggaran pemilu termasuk pula dalam pemilihan OSIM, pungkasnya.

Sementara itu bapak Mohammad Holis, S.Ag, M.Pd selaku Waka Humas, di penghujung acara menyampaikan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada para narasumber yang telah banyak memberikan ilmu dan pengalaman tentang kepemiluan semoga itu semua bermanfaat dan barokah, dan tentunya kami berharap kerjasama ini terus berlanjut, pintanya.[sbr]

 

Tinggalkan Balasan