UJICOBA PEMBELAJARAN TATAP MUKA DI MASA NEW NORMAL

Virus Corona yang muncul di penghujung tahun 2019 di China telah merubah hampir seluruh tatanan hidup negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Sejak pertengahan bulan Maret, sektor pendidikan mengalami kebekuan, karena harus melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah berbasis online (daring). Selama rentang waktu tersebut, tentunya banyak sekali ditemui kendala dan masalah, mulai dari leletnya jaringan internet, ketersediaan sarana dan perangkat daring, sampai masalah klasik yang paling mendasar yaitu kemampuan peserta didik serta guru membeli paket internet.

penyemprotan handsanitizer oleh petugas
Persiapan kegiatan mengaji bersama

Berbagai cara telah diupayakan oleh pemerintah, seperti pemberian bantuan pulsa sampai mengupayakan pembelajaran luring. Khusus di MTsN 3 Pamekasan, sejak tahun ajaran 2020-2021, telah mengupayakan beberapa program seperti  menyalurkan bantuan pulsa/paket internet juga kegiatan luring “KOLOMAN” dalam upaya pelayanan terbaik kepada peserta didik untuk memastikan bahwa mereka tidak sampai kehilangan kesempatan untuk belajar dan menambah pengetahuan akademiknya.

Kegiatan Mengaji dipandu oleh guru
kegiatan mengaji sebelum KBM
Kepala Madrasah memaparkan program Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka

Salah satu wujud kerja keras MTsN 3 Pamekasan dalam memberikan dan memastikan peserta didik tetap mendapat hak mereka mendapat pengetahuan, maka pada hari ini, Senin 31 Agustus 2020 MTsN 3 Pamekasan melaksanakan Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka ekslusif di madrasah. Jika sebelumnya, sudah ada kegiatan luring “KOLOMAN”, dimana guru beserta beberapa peserta didik berkunjung dan melaksanakan kegiatan pembelajaran dari rumah ke rumah, maka di hari yang spesial ini, peserta didik melaksanakan kegiatan pembelajaran di lingkungan madrasah, serta menggunakan segala fasilitas yang ada di madrasah. Peserta didik masuk layaknya masuk pada hari-hari normal, tetapi dengan mekanisme dan teknis yang sudah ditentukan serta dipastikan aman karena mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Suasana KBM di dalam kelas

Pada kegiatan ujicoba pembelajaran tatap muka ini, bukan berarti seluruh peserta didik dari semua tingkatan kelas datang dan masuk ke madrasah di hari yang sama, karena hal itu hanya akan menimbulkan kerumunan yang sangat tidak dianjurkan oleh pemerintah. Teknis pelaksanaan ujicoba ini adalah dengan membagi waktu hadir peserta didik ke madrasah. Dalam satu minggu ini, dari tanggal 31 Agustus sampai dengan 05 September 2020, setiap tingkatan kelas masuk dengan hari yang berbeda. Untuk kelas 7 atau R3 hadir pada hari Senin tanggal 31 Agustus, lalu kelas 8 atau R1 hadir ke madrasah di hari rabu tanggal 02 September. Sedangkan kelas 9 atau R2 hadir di madrasah pada hari Sabtu tanggal 05 September.

Pada hari dimana peserta didik masuk ke madrasah, setiap kelas atau ruang dibagi menjadi 2 kelas atau ruang. Artinya, setiap kelas hanya diisi oleh separuh dari kapasitas kelas. Masing-masing peserta didik juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak. Bagi mereka yang tidak memakai masker, tidak diijinkan masuk area madrasah. Selain itu, sebelum peserta didik masuk ke madrasah, mereka juga telah mengantogi ijin dari masing-masing orang tua mereka berupa Surat Keterangan Isolasi Mandiri. Untuk waktu pemebelajarannya sendiri dimulai dari jam 06.45 sampai jam 10.00, dimana setiap satu jam pelajaran berdurasi 30 menit. Dari jam 06.45 sampai jam 07.00, seperti biasa sebagai bentuk pembiasaan di madrasah, seluruh peserta didik mengaji bersama yang dipandu oleh guru.  Tugas dari Pembimbing Akademik (wali kelas) adalah mendampingi peserta didiknya selama mengikuti pembelajaran di madrasah, dari mulai mereka datang ke madrasah sampai pulang dan dijemput oleh orang tua masing-masing.

Sebelum pelaksanaan ujicoba pemebelajaran tatap muka ini dilaksanakan, MTsN 3 Pamekasan telah mengantongi ijin serta rekomendasi dari berbagai instansi terkait, seperti Surat ijin dari SATGAS Covid serta yang terutama adalah Surat Ijin dari Kementerian Agama. Persiapan lain yang telah dilakukan sebelum kegiatan ujjicoba digelar yaitu penyemprotan ruang kelas serta seluruh llingkungan madrasah dengan desinfektan. Hal ini dilaksanakan untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran virus dan bakteri yang merugikan. Semoga kegiatan pembelajaran tatap muka langsung yang dilaksanakan dalam satu minggu ini, dapat berjalan lancar serta dijauhkan dari berbagai macam kendala. Harapan kita semua agar keadaan ini segera kembali normal, sehingga proses belajar bisa kembali lagi dilaksanakan di madrasah dan sekolah.

Tinggalkan Balasan