JAWARA DI INTERNATIONAL SCIENCE COMPETITION (ISC) 2019

Ajang kompetisi sains bertaraf internasional bernama International Science Competition (ISC) selesai dilaksanakan pada tanggal 24-27 Oktober 2019 di Darmawan  Park Sentul, Kab. Bogor. Kompetisi yang dimotori oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Indonesia ini baru kali pertama mengadakan even internasional.Tecatat 163 peserta dari empat negara ikut terlibat dalam even bergengsi bagi pencinta sains. Negara-negara tersebut yaitu Vietnam, Filipina, Malaysia dan Indonesia. Sebagai tuan rumah, Indonesia mengikutsertakan 75 pelajar yang terdiri dari para pelajar mulai kelas 4 SD/MI sampai kelas 8 SMP/MTs. Terdapat dua kategori lomba yang dipertandingkan dalam ISC 2019, yaitu Individual Contest dan Team Contest.`

Ananda AYN AL QODIY ZIKRI RAHULLAH, salah satu siswa berprestasi MTsN 3 Pamekasan yang lahir di Sumenep 1 Desember 2006, ikut serta menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia pada ajang ISC 2019. Dalam ajang tersebut, dia tampil untuk dua kategori lomba, yaitu secara individu dan team. Medali Perak untuk kategori Individual Contest dan Gold Robotic Medal dalam Team Contest dipersembahkannya untuk Indonesia. Prestasi ini tentunya juga menjadi kebanggaan bagi keluarga dan seluruh civitas MTsN 3 Pamekasan, terutama bagi seluruh guru IPA yang telah membimbingnya. Segala jerih payah dan usaha mereka terbayarkan dengan medali yang mampu dibawa pulang. Hal ini juga semakin memperkaya katalog juara di lembaga yang terletak di pelosok Kabupaten Pamekasan, Madura. Walau berasal dari daerah pelosok, ternyata telah banyak prestasi yang dipersembahkan lembaga ini untuk negeri.

Anak yang kesehariannya dipanggil Zikri oleh teman-temannya tercatat sebagai peserta didik dari kelas 7 Proggressive. Dalam kesehariannya, beliau dikenal sebagai sosok yang mudah bergaul dan disenangi teman-temannya. Selain itu, dia juga senang membantu teman-temannya yang dalam memahami materi pelajaran. Dalam kesempatan terpisah, bapak Moh. Holis, selaku Kepala MTsN 3 Pamekasan, menyampaikan kebanggaan dan apresiasinya atas pencapaian ini. Menurut beliau, semoga dengan capaian ini, memicu para peserta didik untuk bisa berprestasi juga di ajang selevel OSN, KSM dan lomba-lomba lain yang diselenggarakan oleh Kemenag dan Kemediknas. Beliau juga menyampaikan rasa terimakasih yang tak terkira kepada orang tua, para pembina, guru, karyawan dan semua yang telah mendukung ananda AYN AL QODIY ZIKRI RAHULLAH sehingga mencapai prestasi ini. semoga Allah memberi Ridho kepada kita bersama dengan bekerja tanpa Riya.

Tinggalkan Balasan