SEMARAK HARI BUMI

Memperingati Hari Bumi tanggal 22 April 2017, MTsN 3 Pamekasan (Sumber Bungur) mengadakan rangkaian kegiatan, berupa:

  1. Aksi Hibah pohon untuk MTsN 3 Pamekasan (Sumber Bungur)
  2. Aksi bersih-bersih lingkungan Madrasah
  3. Pekan bazar kuliner tradisional tanpa 6 P (Pemanis, Perasa, Pewarna, Pengawet, Pengenyal dan Pembungkus Plastik)
  4. Unjuk Karya Puisi dan Artikel bertema Lingkungan oleh Peserta didik
  5. Aksi cabut paku pada pohon
  6. Aksi bersih-bersih sampah sepanjang jalan Pasar Pakong bersama Instansi terkait

Kegiatan yang dimulai sejak awal bulan April ini dimulai dengan penghibahan beberapa tanaman hias, obat dan tanaman langka oleh masyarakat sekitar Madrasah. Alhamdulillah dari aksi Hibah Pohon tersebut, banyak jenis pohon yang diperoleh oleh Madrasah. Hal ini menunjukkan bahwa, sebagian besar Masyarakat di sekitar madrasah tergugah dengan keseriusan MTsN 3 Pamekasan (Sumber Bungur) dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mereka dengan suka rela menyerahkan pohon-pohon tersebut ke Madrasah.

Tim Adiwiyata MTsN 3 Pamekasan dalam aksi Hibah Tanaman Ke Madrasah

Pada hari Sabtu, tanggal 15 April yang lalu, MTsN 3 Pamekasan (Sumber Bungur), melaksanaka aksi bersih-bersih lingkungan Madrasah. Ternyata hal ini sejalan dengan himbauan dari Bupati Pamekasan yang menghimbau agar pada hari Sabtu dan Minggu, 15-16 April semua lembaga di Kabupaten Pamekasan melaksanakan aksi Bersih Lingkungan dan Bersih Daerah Aliran Sungai (DAS).

Tanggal 21 April 2017, di lingkungan Madrasah diselenggarakan Festival dan Bazar Kuliner Tradisional serta Aksi Unjuk Prestasi baca Puisi dan Membuat artikel dengan tema Lingkungan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik di lingkungan Madrasah. Setiap kelas mengirimkan delegasinya untuk berpartisipasi dalam festival kuliner, baca puisi dan pembuatan artikel. Tujuan dari festival kuliner ini adalah untuk melestarikan jajanan ataupun makanan tradisional yang ada di masyarakat kita. Karena, seperti yang kita ketahui, makanan tradisional semakin hari, semakin tergerus oleh makanan dan jajanan modern. Kalau kita teliti, makanan tradisional yang sudah ada di lingkungan kita, ternyata jauh lebih aman untuk dikonsumsi. Makanan dan jajanan tradisional ini jelas telah bebas dari 6 P. Tidak demikian dengan makanan atau jajanan modern yang hanya menang di bentuk tampilan, promosi dan rasa. Namaun perlu di sadari bahwa kandungan dari makanan atau jajanan modern ini lebih banyak yang telah mengandung 6P, sehingga jika dikonsumsi dalam waktu yang lama akan berdampak menggerogoti kesehatan kita.

Pada tanggal 22 April, yang merupakan puncak kegiatan Peringatan Hari Bumi tahun ini diisi dengan aksi bersih-bersih dari area Pasar Pakong, Puskesmas Pakong hingga ke lingkungan Madrasah. Kegiatan kali ini dilaksanakan bekerjasama  dengan Kepolisian Sektor Pakong, Rayon Militer Kecamatan Pakong, Tagana Kecamatan Pakong serta Perangkat Desa Kecamatan Pakong. Alhamdulillah kegiatan tersebut disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat yang sedang berada di lokasi kegiatan. Sehingga banyak dari mereka yang menunjukkan simpatinya dengan ikut serta terjun untuk membantu kegiatan bersih-bersih ini.

Peserta Puisi
Jajanan tradisional

Seperti dikutip dari Suara Jatim Post, Sabtu 22 April 2017, Aksi Giat Bersih dihadiri oleh Serma Moh. Saleh (Batikompos Koramil Pakong), Suyono (Kanit Provost Polsek Pakong) Moh. Gufron (Koordinator Tagana Pamekasan). Pada kesempatan ini, Moh Gufron mengatakan bahwa kegiatan semacam ini merupakan momen positif dalam menyambut dan memperingati Hari Bumi, kegiatan ini sangat mendidik bagi para peserta didik dan menginspirasi masyarakat sekitar agar lebih mencintai lingkungan dengan senantiasa menjaga kelestarian dan kebersihannya.

Dengan aksi ini terbukti membentuk suatu ikatan yang kuat antar elemen yang ada di kecamatan Pakong. Polsek, Koramil, Aparat Desa, Dinas Kesehatan Kecamatan Pakong serta Masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan. Sehingga kedepannya, insyaallah Kecamatan Pakong akan bebas banjir. Pesan utama yang ingin disampaikan  dengan kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini, serta menggugah masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dengan tidak membiarkan lingkungannya menjadi kotor, gersang dan tidak asri.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun ini berjalan lancar bahkan melampaui ekspetasi sebelumnya. Hal ini bisa terukur dengan banyaknya masyarakat yang menghibahkan tanamannya ke Madrasah serta antusias mereka ketika Aksi Bersih. Terima kasih disampaikan kepada seluruh civitas MTs Negeri 3 Pamekasan (Sumber Bungur), Forpimka  Kecamatan Pakong serta Tagana Pamekasan atas seluruh keikhlasannya dalam mensukseskan kegiatan tahun ini. Semoga niat baik kita bersama dapat terimplementasikan dalam bentuk aksi nyata dari kita sendiri dan masyarakat nantinya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Sukses selalu Madrasahku, MTs Negeri 3 Pamekasan.

 

Tinggalkan Balasan